Senyum indah berkat perawatan di klinik Global Estetik

logo-globalestetik-web-1

Kebanyakan dari kita pergi ke dokter gigi atau dentist setelah kita mempunyai masalah dengan gigi. Kita juga agak enggan untuk memeriksakan gigi karena merasa tidak nyaman, lokasi yang jauh , sistem pendaftaran serta  biaya yang kadang tidak transparan.

Hal itu semua tidak berlaku loh di Global Estetik Klinik. Klinik perawatan gigi modern yang sudah menerapkan system Pemasaran Digital.

Kok saya tahu tentang pelayanan di Global Estetik? Iya karena saya dan teman teman blogger pada tanggal Januari yang lalu diundang dalam acara Blogger’s Part dengan tajuk :

Smile. It’s a beautiful day

 

1. Klinik perawatan gigi Global Estetik

Presentasi pertama dibawakan oleh drg. Arnof  ST yang menjelaskan fasilitas fasilitas yang dimiliki oleh klinik yang telah berdiri sejak tahun 2007 ini.

SAVE_20190206_201421

Dokter gigi yang juga founder dari Global Estetik ini menjelaskan bahwa Global Estetik adalah Divisi Pemasaran Digital Bagi Praktek Dokter Gigi dan Klinik Gigi yang tergabung dalam Jaringan Pemasaran bersama, serta memberikan Informasi Kesehatan kepada Masyarakat yang berkaitan dengan Kesehatan Gigi dan Mulut.

Apa sih Divisi Pemasaran Digital ?

Divisi Pemasaran Digital ialah Klinik Global Estetik sudah menerapkan System On-Line untuk pendaftaran dan juga costumer dapat mengakses informasi yang diperlukan seputar perawatan gigi  di website mereka. Selain itu melalui website ini kita juga  bisa tahu harga harga paket perawatan gigi, promo promo yang sedang diadakan, jadwal dokter dan info cabang cabang klinik Global Estetik ini, cukup praktis kan?

Klinik Global Estetik juga telah mempunyai beberapa cabang yaitu di Depok, Pasar Rebo, Permata Hijau, Cipete dan akan merambah di luar Jakarta seperti Bandung, Bekasi dan Pekan Baru  .

Keunggulan dibawah ini membuat Klinik Global Estetik berbeda dengan klinik klinik lain

1. Pendaftaran on line
2. Ruang tunggu yang nyaman
3. Mempunyai banyak cabang
4. Biaya yang transparan
5. Jenis dan metoda perawatan bisa
dikonsultasikan terlebih dahulu
6. System pembayaran yang variatif
7. Dilengkapi Wi-Fi
8. Telah bekerjasama sama dengan
beberapa asuransi kesehatan.
9.  Biaya bisa dicicil dengan melalui
beberapa perusahaan jasa
pembiayaan.

Biar tidak dibilang hoax, berikut ini saya sisipkan beberapa photo klinik Global Estetik.

 

Cukup nyaman kan?

Mau ingin tahu tentang klinik keren ini cus deh dikepoin http://www.globalestetik.com

2. Mitos dan Fakta perawatan gigi

Presentasi ke dua dibawakan oleh seorang dokter gigi yang cantik dan ramah, drg. Siti Ashari atau lebih akrab dipanggil dokter Sari.

Pada pertemuan kali ini drg  Sari membahas mengenai kesehatan dan perawatan gigi.

SAVE_20190206_202446

Banyak mitos seputar masalah gigi seperti apakah gula atau makanan yang manis bisa merusak gigi?  Jawabnya bisa benar jika sehabis makan makanan yang manis gigi tidak kita bersihkan secara benar.

Ada juga mitos yang mengatakan kalau ada ancaman kebutaan jika mencabut gigi bagian atas, padahal menurut drg. Sari, tidak ada hubungannya mencabut gigi dengan kebutaan karena tidak ada syaraf yang tersambung antara gigi dan syaraf mata.

Banyak orang salah kaprah mengenai kapan waktu yang baik untuk menyikat gigi. Ternyata menyikat gigi itu sebaiknya dilakukan setelah sarapan dan sebelum tidur. Kok sebelum tidur ? Karena jika kita tidur dengan gigi yang belum bersih maka bakteri yang ada disisa makanan akan aktif menyerang gigi, sedangkan pada waktu tidur produksi air liur atau ludah berkurang. Air liur atau ludah mengandung enzim enzim yang dapat menangkal serangan bakteri. Maka sikat gigi sebelum tidur mutlak diperlukan.

Selain itu dianjurkan untuk rutin memeriksa kesehatan gigi minimal 6 bulan sekali.

Gigi yang sehat dan terawat dapat membuat senyum menjadi indah. Jika senyum sudah indah bisa dipastikan hari hari kita menjadi indah pula.

Selain menjelaskan tentang perawatan gigi , Drg. Sari juga menjelaskan tentang kriteria gigi sehat yaitu

1) No Smell (tidak bau)
2) Clean (bersih)
3) Neat (rapi)
4) Non missing teeth (tidak ada gigi yang
tanggal)
5) Colourless (tidak berwarna)
6)  No Decay (tidak berlubang).

Jika kriteria tersebut sudah terpenuhi, kita pasti tidak ragu ragu lagi untuk menampilkan senyum manis kita.

Ada sessi tanya jawab dan kuiskuis  di acara ini. Sejumlah voucher perawatan gigi pun dibagikan, wah benar benar Beautiful Day deh.

Akhirnya saya ingin mengingatkan untuk senyum yang manis jangan lupa klinik Global Estetik ya.

Iklan

Blusukan kuliner di daerah Cileungsi dan Jonggol

 

 

Berawal dari rasa penasaran saya dengan stasiun Nambo, saya malah dapat tawaran blusukan kedaerah Cileungsi dan Jonggol.

Stasiun Nambo adalah stasiun terakhir di ujung barat Barat. Stasiun ini mulai beroperasi pada 1 April 2015, setelah mati suri selama 9 tahun.

Hari itu saya ketinggalan kereta ke dua yang menuju Nambo dan saya pun  harus menunggu selama hampir dua jam untuk kereta selanjutnya. Ya memang jadwal kereta ke stasiun Nambo hanya ada  beberapa kali saja setiap harinya.

Iseng menunggu saya bolak balik saja naik komuter yang lewat dari stasiun depok ke Bojong, minum kopi sebentar lalu naik lagi komuter yang ke Citayem bergabung dengan penumpang yang juga menunggu kereta ke stasiun Nambo. Akhirnya pukul 12.45 kereta yang ditunggu pun datang. Nambo here I come..

Pemandangan sepanjang perjalanan pun cukup menghibur, masih terlihat rimbunan pepohonan di kanan kiri jalan.

Dari stasiun Nambo kami langsung menuju warung makan Warping – H. Yusuf di daerah Cileungsi, kok jadi kami ya karena memang adacteman saya yangyang menje di stasiun Nambo ini.

Menu yang kami incar adalah sayur Gabus Pucung dan ayam kampung bakar. Di warung makan ini tersedia juga berbagai macam pepes dan sayur asem. Ikan Gabus yang disayur dengan keluwak (pucung) adalah makanan khas Betawi. Daging ikan Gabus yang gurih dan lembut ditambah rasa unik Pucung (keluwuk) harus diakui kelezatannya. Harga nya reasonable lah..sekitar 50rb untuk seporsi Gabus Pucung, pepes tahu, lalapan komplit dan es jeruk.

 

 

Setelah berkeliling daerah Cileungsi kami pun menuju tempat kuliner ke 2 warung makan H. Juhana, masih kuliner Sunda juga tapi kali ini yang jadi incaran adalah ayam bakar kampung special. Menu ini memakai ayam kampung muda sebagai bahan utama. Uniknya ayam ini tidak direbus lebih dahulu, cukup direndam dengan bumbu bumbu kemudian didiamkan hingga meresap baru dibakar dengan arang. Rasanya gurih dan enak sekali. Sambal dadak dan pete bakar ikut melengkapi menu andalan ini.

Cukup ramai pengunjung warung ini dan konon para biker juga sering berkumpul disini. Bale bale bambu, pemandangan sawah dan semilir angin yang sejuk membuat kita betah berlama lama di warung ini. Harga makanan di warung makan sedikit lebih murah dari war ping tadi.

 

Durian Jonggol menjadi sasaran ke 3 kami. Saat itu memang sedang musim durian. Tak jauh dari warung ayam bakar tadi berderet tukang durian. Isi durian yang kuning sangat menggugah selera. Rasanya pun sangat manis. Hanya daging duriannya tidak setebal durian monthong. Menurut penjualnya Januari hingga April adalah saat musim durian. Harganya sekitar 50ribu untuk durian ukuran sedang. Makan durian di bale bale yang sudah dipinggir jalan antara Jonggol dan Purwakarta ternyata mengasyikan. Pembeli yang datang juga rata rata berasal dari Jakarta.

 

Sebenarnya buah buahan pada waktu itu sedang berlimpah, ada manggis, rambutan dan cempedak.  Sayang perut saya sudah tidak sanggup lagi menampung semuanya. Ehm berarti ada alasan lagi nih untuk main ke daerah Jonggol.

Hari itu saya cukup puas berkeliling daerah Jonggol dan mencoba kuliner nya. Lumayanlah untuk refreshing sejenak dan tempatnya pun tidak jauh dari Jakarta.

Hanya jika ingin naik komuter harus diperhatikan jadwal nya agar tidak menunggu terlalu lama.

Memang Bisa Preman Pensiun? Jawabnya ada di film Preman Pensiun

img_20190110_131610

Kalau pegawai pensiun sudah biasa tapi kalau Preman yang pensiun seperti apa ya kejadiannya..

Tanggal 10 Januari, kemarin saya dan teman teman dari Bloggercrony mendapat kesempatan untuk menyaksikan press screening film Preman Pensiun. Saya pribadi antusias sekali dengan acara ini, soalnya saya adalah penggemar sinetron Preman Pensiun ini. Kebayang dong pasti filmnya akan lebih seru.
Film yang di sutradarai mas Aris Nugraha ini mengambil lokasi di kota Bandung. Tokoh Muslihat yg diperankan oleh kang Epy Kusnandar masih menjadi tokoh utama dalam film ini.

Dimulai dengan flash back ketika alm. kang Bahar (diperankan oleh alm. Didi Petet) memberikan wejangan kepada para mantan preman disuatu lokasi. Dimana kang Bahar menekankan akan susahnya perjuangan untuk merubah jalan hidup. Berubah dari kehidupan keras sebagai preman menjadi preman yang kembali kejalan yang benar atau preman pensiun.

Di film ini diceritakan para preman yang sudah pensiun memilih bisnis halalnya masing masing, ada yang berjualan kaos, menjadi satpam bahkan membuka pabrik kecimpring makanan khas Jawa Barat. Walau demikian ikatan kekeluargaan antara mereka tetap terjaga di bawah pimpinan kang Muslihat.

Dalam film ini ada konflik yang diangkat yaitu ketika Gobang, salah satu mantan preman menyelidiki kematian adik iparnya. Gobang yang diperankan oleh Dedi M. Jamasari, mengumpulkan rekan rekannya yang mantan preman seperti Ujang (M Fajar Hidayatullah), Bohim ( Kris Tato), duo sahabat , Pipit (Ica Naga) dan Murad ( Deny Firdaus) serta Dikdik ( Andra Manihot) untuk mencari pelaku pembunuh adik iparnya.

Film yang dipersembahkan oleh MNC production ini juga mengangkat betapa para preman pensiun ini menjaga anak anak dari kang Bahar yang akan mengadakan acara seribu hari wafatnya kang Bahar.
Mereka masih begitu hormat pada almarhum pemimpin mereka.

Selain itu kita juga bisa melihat bahwa preman juga adalah manusia biasa, yang punya rasa sayang pada keluarga bahkan kekhawatiran mereka pada istri dan anak membuat situasi menjadi lucu. Kebayang enggak sih repot nya memacari anak mantan preman.

Pemotongan scene scene yang tidak biasa di film ini membawa kesegaran tersendiri untuk penonton.

Kelucuan yang timbul dari kepolosan duo, Pipit dan Murad mampu mengurai ketegangan dan membuat film ini menjadi lebih menarik. Cukup menggelitik lah pokoknya duo sahabat ini.

Saya pribadi sangat terhibur dengan film Preman Pensiun ini dan sangat sangat merekomendasikan untuk segera di tonton.
Jadi jangan lupa tonton film Preman Pensiun yang akan tayang pada tanggal 17 Januari di bioskop kesayangan anda..dijamin tidak menyesal deh.

Welcoming 2019 #day17

IMG_20181219_154504

2019 akan segera hadir, tahun baru dengan semangat baru. Setiap memulai lembaran baru banyak pengharapan yang kita gantungkan. Seperti pelari yang mulai start.
Saya sendiri punya banyak impian yang belum tercapai.

1. Membuka toko kue
Impian ini sudah menjadi impian saya sejak 2 tahun lalu. Saat ini sebenarnya saya sudah mulai mewujudkan impian ini. Saya mulai mengikuti kursus kursu membuat kue. Mulai promosi kue buatan saya pada teman teman. Sekarang pun saya sudah mulai menerima pesanan. Saya ingin toko kue saya kecil tapi nyaman. Pelanggan bisa duduk sambil menikmati kue kue buatan saya. Saya juga akan melengkapi toko kue saya dengan berbagai minuman dan buku buku, ya semacam kafe kecil lah.

2. Merenovasi kamar anak anak.
Kamar adalah tempat yang bersifat pribadi. Kamar juga sebaiknya selalu dijaga kenyamanan nya. Kebetulan dibulan Desember ini, si bungsu sudah mulai berani untuk tidur sendiri. Saya pikir dia bisa merasa lebih nyaman, maka saya berniat merenovasi satu kamar dirumah untuk dia. Biar dia sendiri yang menentukan thema design interior untuk kamarnya. Si kakak yang sudah lebih dulu mempunyai kamar sendiri juga ingin merubah design kamarnya yang menurut dia kekanak kanakan menjadi lebih bertemakan remaja.

3. Umrah
Dana untuk umrah  setiap tahun. Kenapa saya bilang dana umrah setiap tahun karena dana itu untuk orang lain. Saya ingin memberangkatkan kerabat saya yang kurang mampu pergi umrah. Saya ingin mereka juga dapat merasakan indahnya ibadah umrah. Saya bukan jutawan atau milyuner tapi semua tergantung pada Alloh SWT.

4. Belajar tentang blog
Sebagai newbie di dunia perblogeran saya harus banyak belajar untuk mengejar ketinggalan. Apalagi dunia perblogeran sedang ngehits. Banyak blogger blogger yang sangat inspiratif.
Siapa sih yang tidak ingin seperti mereka. Selain bisa menyalurkan hobby menulis, bisa sharing berbagai informasi dan bisa juga jadi sumber penghasilan. Bagi saya dunia perblogeran sangat menarik dan dinamis. Banyak hal hal baru yang saya temui disini. Semua itu membuat saya semakin semangat untuk belajar dan belajar lagi.

5. Mengunjungi beberapa tempat wisata
Saya juga punya beberapa tempat wisata impian yang belum dapat saya kunjungi. Masih di Indonesia sih..
Seperti Sumatera Barat. Sumatera Barat punya banyak lokasi wisata yang cantik loh. Seperti Ngarai Sianok, Lembah Harai, Bukit Tinggi dan banyak lagi. Selain itu kulineran nya juga enak enak, membuat saya semakin pingin pergi kesana.
Adalagi traveling yang saya ingin wujudkan di tahun 2019 nanti adalah mendaki gunung Papandayan. Ini adalah impian yang sudah lama tertunda.

Nah itulah keinginan yang ingin saya wujudkan di tahun 2019. Doakan ya, saya bisa mewujudkan impian impian itu.

Love is in the air Tema Play List Ku #Day 19

IMG_20181219_112739

Saya mempunyai beberapa playlist. Ada yang bertemakan cinta, nostalgia, mood booster atau lagu rohani Islam.

Kali ini yang ingin saya bahas adalah play list cinta. Play list ini sering saya putar jika sedang traveling berdua dengan mantan pacar. Jika kami traveling dengan kereta atau pesawat kami mendengarkannya melalui handsfree satu untuk dia satu untuk saya sambil bersandar atau berpegangan tangan, romantis ya..
Inilah sepuluh lagu kesukaan kami berdua

1. Perfect – Ed Sheeran
Kami sama harus sabar menunggu hingga kami menemukan satu sama lain dan langsung yakin untuk melangkah ke jenjang berikutnya. Lagu ini seperti mewakili kisah kami ..
Darling you so perfect

2.Anugerah terindah yang pernah kumiliki – Sheila on 7
Sifat mu yang selalu redakan ambisiku
Tepiskan khilafku dari bunga yang layu
Saat kau disisiku dunia kembali ceria
Tegaskan bahwa kamu Anugerah terindah yang pernah ku miliki

Kata mantan pacar its so you hun..ehmm

2. Thank you for loving me – Bon Jovi
Jelas ya kalau lagu ini mewakili rasa terima kasih kami pada pasangan atas cintanya.

3. Its must have been love – Roxette
Kalau yang ini lagu favorite saya. Tidak ada kisah khusus mengenai lagu ini. I just love the beat and the lyrics.

4. Cantik – Kahitna
Lagu ini favorit nya si Dia, dia senang menyanyikan lagu ini dengan gaya khasnya yang agak nyeleneh tapi selalu bikin kangen kalau dia lagi di luar kota.

5.  Deen Assallam – Sabyan
Lagu ini favorite kami sekeluarga terutama si Bungsu, bisa berkali kali diputar nih sama dia.

6. Buat aku tersenyum – Sheila on seven
Ini lagu ngegombal kami berdua he he he..
Hanya engkaulah yang selalu mengerti aku
Dalam susah ataupun senang

7. Akad – Payung Teduh
Duh lagu ini sukses bikin baper. Teringat saat pertama kali di nyatakan Sah. After such a long time waiting for my destiny.

8. Cinta Sejati – BCL
Mungkin lagu ini merupakan lagu yang tepat menggambarkan cinta sejati. Kadang perasaan jadi campur aduk mendengar lagu ini. Semoga cinta kami bisa seperti cinta Habibie-Ainun.

9. If Ever Your in My Arms Again – Phoebe Bryson
Ini lagu kenangan banget ..ketika kami dulu sempat berpisah…hu hu hu tapi jodoh tidak kemana.

10. Still the One – Shania Twain
Alhamdulillah until now we still together still going strong.

Bagaimana menurut kamu.. bikin baper enggak sih

Tema Instagram Yang Sering Saya Intip

IMG_20181211_073855.jpg

Waduh..kali ini themanya bikin saya bingung euy. Saya baru saja mengenal instagram jadi hampir semua saya suka. Bagus bagus loh.

Saya coba pilih 10 ya dari sekian banyak yang saya sukai.

1. @Bakingcookingpemula

Selain menulis saya juga suka baking atau bikin kue. Saya suka mencoba coba berbagai resep kue, baik kue tradisional maupun modern. Saya suka dengan Instagram ini karena resep resep nya sederhana dan simple. Mudah untuk dipraktekkan. Jenis pun beragam tidak hanya baking. Saya juga suka food photography nya, cantik cantik.

2.@Resepmasakanrumah

Nah kalau instagram ini resepnya lebih bervariasi dari resep kue hingga masakan. Kalau mau masak menu sehari hari bisa juga intip instagram ini.

3.@Ubrukopi

Saya termasuk penggemar kopi. Bagi saya kopi itu bukan hanya sekedar rasa. Kopi itu cerita, kopi itu semangat, kopi itu gaya hidup dan kopi itu juga seni. Saya suka info info di #ubrukopi dan photo photo kerennya.

4. @Hobikopi

Ada ketertarikan tersendiri dalam diri saya terhadap seluk beluk kopi. Jadi saya menyukai beberapa instagram dengan thema kopi.

5.@Designrumahsederhana

Saya punya cita cita mempunyai rumah kecil dipinggiran kota. Rumah kecil, sederhana tapi nyaman. Nah di Instagram ini saya bisa melihat banyak refrensi untuk itu.

6. @Inspirasi rumah mungil
Masih mengenai rumah kecil sederhana instagram ini punya banyak design ciamik yang bisa kita contoh dan terapkan di rumah.

7.@Kuliner addict

Kayaknya jarang ya orang yang tidak suka kulineran. Aku sih suka banget kulineran. Instagram ini membantu banget nih kalau kita sedang mencari tempat kuliner di Jakarta dan sekitarnya.

8.@gulanyagulali

Instagram ini banyak share info tentang kulineran dari mulai kuliner pasar sampai kuliner kelas hotel. Banyak kuliner unik dari berbagai daerah dishare disini.

9.@Indonesia Travel

atu lagi nih kegemaran saya, traveling. Indonesia surganya tempat tempat indah jadi instagram ini sangat membantu saya mengupdate tempat tempat indah di Indonesia.

10.@Wonderfulindonesia

Instagram ini juga berisi tempat tempat yang indah Indonesia. Saya sangat bangga dengan tanah air tercinta ini. Banyak sekali tempat tempat indah yang belum saya datangi.

Akhirnya ke sepuluh instagram diatas yang saya pilih. Sebenarnya hampir semua yang follow saya selalu saya intip. Habis bagus bagus dan inspiratif.

Sekelumit kenangan di Bengkulu dan Cimanggis Depok

IMG_20181209_085319

Saya hanya pernah singgah sebentar di dua kota ini, Depok dan Bengkulu. Kenapa saya bilang singgah karena di Bengkulu saya hanya tinggal sekitar 3 bulanan itupun sudah lama sekali ketika saya duduk dibangku Sekolah Dasar, tapi masa masa itu sangat berkesan bagi saya. Saya pikir bolehlah saya share disini tentang kota Bengkulu versi saya pada saat itu.

1. Bengkulu
Seperti sudah saya jelaskan tari saya hanya singgah selama kurang lebih 3 bulan di kota ini. Tapi 3 bulan tersebut sangat berkesan bagi saya karena waktu itu saya hanya tinggal bersama ayah saya yang sedang bertugas disana. Ibu tidak ikut karena si bungsu masih kecil. Saat itu benar benar menjadi saat saat terdekat antara saya dan alm.ayah saya.
Waktu kami berangkat dengan pesawat dari bandara Kemayoran, kebayang kan sekitar tahun berapa itu.
Saat itu saya ingat sekali cuaca sangat cerah, ayah saya mengabadikan moment moment itu dengan kamera jadulnya. Semuanya masih saya ingat karena itulah untuk kali pertama saya naik pesawat.
Waktu itu bandara Padang Kemiling masih sangat sangat sederhana dan sepi. Bandara kecil itu dikelilingi hamparan padang ilalang.
Setelah urusan bagasi selesai kami pun berangkat ke rumah yg telah disewa oleh kantor ayah untuk kami. Rumahnya cukup besar dan berbentuk rumah panggung. Halaman depan luas sekali begitu juga halaman belakang. Tetangga kiri kanan berjauhan. Ruang depan rumah difungsikan juga untuk kantor.
Kalau ayah saya pergi ke proyek, saya dirumah bersama karyawan kantor yang hanya 2 orang dan semuanya wanita serta satu orang pembantu.
Saya sering main ke pantai bersama salah satu anak tetangga bernama Ryan. Ryan ini lebih tua 3 – 4 tahun. Saya selalu dibonceng sepeda ke pantai. Disana kami mancing atau berenang. Tidak jauh dari situ ada Benteng peninggalan Belanda, benteng Marlborough. Benteng ini menjadi area bermain kami. Kami tidak hanya berdua tapi ada beberapa anak nelayan yang jadi teman bermain saya, Mus, Sadi dan Ahmad.. semuanya laki laki. Saya ingat nama nama mereka karena hampir tiap hari kami bermain bersama.
Jika bosan main ke pantai, teman teman saya main kerumah. Di rumah kami bersama seekor anak macan tutul yang kami beri nama Sersan. Anak macan tutul ini dibawa oleh seorang karyawan ayah dari hutan. Selain itu ada juga burung yang berparuh besar, saya tidak tahu apa nama burungnya tapi kami beri nama Jerit, karena suaranya yang memekakkan telinga.
Di Bengkulu ini juga banyak Durian. Saya tidak suka durian tapi hampir tiap hari teman teman saya membawa durian dan menikmatinya bersama sama, akhirnya sayapun jadi ketularan suka durian.
Di Bengkulu ini juga ada danau yang bernama Danau Dendam Tak Sudah…seram ya namanya.
Mengingat masa masa itu membuat saya jadi ingin kembali kesana. Sudah seperti apa ya kota Bengkulu saat ini.

2. Depok
Kota ini masih tetangganya Jakarta. Jarak yang tidak begitu jauh dari Jakarta dan fasilitas pendidikan pun sudah memadai membuat kami memutuskan untuk membeli rumah di wilayah Depok, tepatnya di Cimanggis. Cimanggis ini relatif masih sedikit sejuk udaranya dan kebetulan di perumahan yang kami pilih suasananya masih tenang. Ya setelah berpuluh tahun tinggal bersama hiruk pikuk Jakarta, akhirnya kami memutuskan untuk mencari lokasi yang lebih tenang. Kebetulan setelah tak lama tinggal di Cimanggis saya memutuskan berhenti bekerja. Saat itu saya benar benar menikmati hidup sebagai ibu rumah tangga saja. Hari minggu biasanya kami menjelajah desa desa sekeliling dengan sepeda. Kami juga punya halaman yang sedikit luas sehingga kami bisa menanam sayur dan buah di halaman rumah. Tinggal di Cimanggis relatif kami jarang pergi ke mall. Di perumahan terdapat lapangan sepak bola, taman bermain, balai warga dan TPA yang menunjang kegiatan kami sehari hari. Ini salah satu pertimbangan saya memilih tinggal disana. Di bungsu yang laki laki bebas bermain sepeda tanpa takut dengan lalu lalang kendaraan.
Kami pun sering minum teh sore di halaman rumah sambil melihat tanaman tanaman kami.
Sayangnya kondisi ibu saya membuat saya dan keluarga memutuskan untuk kembali ke Jakarta agar bisa menjaga beliau, tapi kami masih sering week end di rumah kami di Cimanggis.

Hanya 2 kota itu yang pernah saya singgahi. Masing masing punya kenangan tersendiri dan tentu saja ngangeni untuk di singgahi kembali.